Daftar Blog Saya

Selasa, 29 Juni 2010

Program Tahunan TK Menara Firdaus

Program Kegiatan Tahunan

Program Kegiatan Tahunan PAUD Menara Firdaus dilaksanakan dengan kegiatan yang bervariasi yang meliputi :

1. Kunjungan luar

Adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan mengunjungi tempat sumber belajar secara langsung untuk mendapatkan informasi/pengetahuan yang menunjang materi belajar. Kegiatan ini bermanfaat bagi perkembangan nalar anak, memenuhi rasa ingin tahu dan perkembangan sosial anak. Kunjungan luar terdiri dari :

a. Kunjungan Kecil

Berupa kunjungan ke lingkungan sekitar sekolah, misalnya kunjungan ke Taman, Masjid, Kantor Polisi, Kantor Pos, Pemadam Kebakaran, stasiun Kereta Api dll.

b. Kunjungan Besar

Kunjungan besar dilakukan ke tempat yang cukup jauh dan membutuhkan waktu khusus serta transportasi untuk para siswa, contohnya kunjungan ke Kids Sport, Taman Mini, Bandara, Taman Safari dll.

1. Pengenalan Profesi

Adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan cara mengundang narasumber dari profesi tertentu untuk memberikan penjelasan dan peragaan secara langsung dihadapan siswa tentang suatu materi pelajaran yang sedang dibahas berkaitan dengan profesi tersebut. Contohnya adalah pengenalan profesi Dokter, Pilot/Penerbang, Polisi, Kepala Desa, Pedagang, dll.

2. Tasyakur dan PHB (Peringatan Hari Besar )

Adalah kegiatan peringatan Hari-hari Besar, yang dilakukan dengan berbagai macam kegiatan seperti perlombaan, panggung seni, parade karya dan lain-lain. Mislanya Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI, Hari Kartini, dll.

4. BakSos Ceria

Adalah kegiatan sosial yang bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial pada siswa, yaitu dengan memberi bantuan kepada masyarakat sekitar sekolah yang membutuhkan bantuan, seperti sumbangan sembako untuk fakir miskin, korban bencana alam, atau sumbangan alat sekolah untuk anak-anak tidak mampu.


5. Partisipasi Orangtua

Yaitu kegiatan melibatkan orangtua siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran, sebagai narasumber, guru pendamping atau guru bantu dll. Misalnya orang tua membantu membimbing siswa dalam praktik memasak sederhana ( fun cooking ), menghadiri acara khusus sekolah, mengisi buku penghubung, memberi saran dan usul pengembangan dan peningkatan sekolah, dll.

6. Pemeriksaan Kesehatan

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran hidup sehat serta mengakrabkan anak pada profesi paramedis. Terdiri dari pemeriksaan gigi dan pemeriksaan umum.

7. Sumbangan Sosial & Tabungan

Sumbangan social rutin dilakukan setiap seminggu sekali untuk melatih anak beramal secara konkrit dan berjiwa sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kaum dhuafa’. Kegiatan menabung di sekolah dilakukan tiap seminggu sekali, dimaksudkan untuk melatih anak bersikap hemat dan belajar menunda keinginan untuk mendapatkannya di waktu lain.

8. Pemutaran Film Edukatif

Yaitu kegiatan belajar dengan menggunakan media audio visual Televisi/Film yang memiliki tema/topik acara sesuai dengan materi pembelajaran.

9. Aneka Lomba

Dilakukan untuk menumbuhkan persaingan sehat pada anak, melatih kecepatan berpikir dan bertindak, melatih diri menghadapi dan menghargai kawan satu tim atau lawan pertandingan.

10. Pameran Karya

Dilakukan untuk menanamkan kepercayaan diri dengan ditampilkan karyanya di depan kelas, sehingga menumbuhkan konsep diri yang positif dan memotivasi anak untuk mengembangkan kreativitasnya.

11. Panggung Seni / Pentas Anak

Dilakukan untuk melatih keberanian dan rasa percaya diri anak untuk tampil di muka umum, serta menunjukkan kemampuan dan keterampilannya.

12. Puncak TEMA.

Adalah kegiatan atraktif yang dilakukan sebagai akhir dari sebuah tema, dengan berbagai kegiatan yang menarik berupa proyek, lomba, kunjungan dan kegiatan lainnya sesuai perencanaan kelas.


Kegiatan - kegiatan di atas ditentukan oleh tim guru untuk dilakukan pada waktu-waktu tertentu dalam 1 Tahun Ajaran apakah di semester 1 atau semester 2, Kegiatan dilakukan secara berkesinambungan dengan Program Kegiatan Belajar (Indikator Kemampuan) dan Tema Pembelajaran yang telah ditentukan. Kegiatan-kegiatan ini merupakan kegiatan besar, sehingga membutuhkan persiapan yang matang. Persiapan dapat dibuat dalam bentuk perencanaan kegiatan tahunan yang melibatkan seluruh personil sekolah (guru, kepala sekolah, administrasi dll.), siswa dan orangtua siswa.

1 komentar: